JAKARTA-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai, sejauh ini sektor jasa keuangan tetap tercatat stabil dan melanjutkan tren pertumbuhan, bahkan nilai penghimpunan dana di pasar modal per 22 November 2021 mengalami pertumbuhan hingga 300,7 persen (year-on-year).
Berdasarkan hasil Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) periode November 2021 yang dikutip Kamis (25/11), penghimpunan dana di pasar modal hingga 22 November 2021 mencapai Rp312,4 triliun atau meningkat 300,7 persen (y-o-y).
Laporan RDKB OJK menyebutkan, saat ini jumlah perusahaan yang melakukan penawaran umum perdana saham (IPO) dan sudah mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) sebanyak 43 emiten, termasuk pencatatan perdana saham BINO dan DEPO.
“Hal ini menunjukkan kepercayaan investor terhadap perekonomian Indonesia masih baik”.
OJK juga mencatat bahwa sektor jasa keuangan tetap stabil dan terus bertumbuh, tercermin dari semakin meningkatnya fungsi intermediasi di sektor perbankan maupun industri keuangan nonbank (IKNB).
OJK mengaku, kinerja sektor keuangan yang terjaga tersebut sejalan dengan kerja pengawasan yang dilakukan OJK, serta relatif terkendalinya pandemi Covid-19 dan meningkatnya mobilitas yang berdampak pada peningkatan aktivitas perekonomian.












