Dengan adanya beban pajak di 2025 sebesar Rp718,08 miliar, maka laba tahun berjalan SMAR tercatat Rp2,59 triliun atau melesat 102,3 persen (y-o-y).
Adapun besaran laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk untuk tahun buku 2025 mencapai Rp2,58 triliun atau melonjak 102,2 persen (y-o-y).
Pada sisi neraca, jumlah ekuitas SMAR per 31 Desember 2025 tercatat meningkat 12,8 persen menjadi Rp22,44 triliun dari Rp19,88 triliun per 31 Desember 2024.
Hingga akhir 2025, total liabilitas sebesar Rp22,77 triliun atau bisa ditekan 10,5 persen (y-o-y), namun masih didominasi kewajiban jangka pendek Rp13,31 triliun.
Per 31 Desember 2025, total aset mencapai Rp45,2 triliun atau menurun tipis 0,3 persen (y-o-y), dengan jumlah kas dan setara kas sebesar Rp2,02 triliun atau melambung 27,7 persen dibandingkan posisi per 31 Desember 2024 yang senilai Rp1,59 triliun.














