JAKARTA – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO)memutuskan untuk menggandeng Sinopec Star Co Ltd dalam melakukan kerjasama pengembangan dan pemanfaatan energi panas bumi di Indonesia.
“Kolaborasi ini sejalan dengan strategi PGEO untuk memaksimalkan potensi panas bumi dan berkontribusi dalam transisi energi bersih di Indonesia. Kami bertujuan untuk mempercepat pengembangan dan mendorong inovasi di bidang panas bumi,” kata Direktur Utama PGEO, Julfi Hadi dalam siaran pers yang dikutip Rabu (19/2).
Dia menyampaikan, perjanjian kerjasama yang ditandatangani oleh anak usaha PT Pertamina Power Indonesia dan Sinopec Star ini terkait dengan upaya pengembangan energi panas bumi, serta pemanfaatan peluang pengembangan hidrogen hijau di Indonesia dan China.
Perlu diketahui, Sinopec Star memiliki keunggulan dalam pemanfaatan panas bumi dengan suhu menengah dan rendah untuk district heating, serta sudah melakukan pengembangan hydrogen plant.
Sementara itu, PGEO berpengalaman dalam pemanfaatan panas bumi dengan suhu tinggi untuk pembangkit listrik.
Presiden Sinopec Star, Fan Chuanhong mengatakan, energi panas bumi merupakan pilar utama dari portofolio energi terbarukan Sinopec Star.
“Kemitraan ini memungkinkan kami untuk berbagi keahlian, memajukan teknologi dan berkontribusi pada pengembangan energi berkelanjutan di Indonesia dan negara-negara lain,” ucapnya.














