JAKARTA-Hasil penelitian Bank Indonesia menunjukkan Indeks Keyakinan Konsumen Mei 2018 menunjukkan optimisme konsumen terhadap perekonomian meningkat. Pnyebabnya karena pencairan Tunjangan Hari Raya menjelang Idul Fitri yang lantas mendorong aktivitas konsumsi. “Hal ini didorong oleh adanya THR (Tunjangan Hari Raya) dan menyambut Idul Fitri,” tulis laporan Bank Indonesia, Rabu (6/6/2018).
Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) periode Mei 2018 yang diumumkan Bank Sentral di Jakarta, Rabu, menyebutkan IKK sebesar 125,1 , naik 2,9 poin dibandingkan April 2018 yang sebesar 122,2.
“Peningkatan optimisme konsumen didorong oleh peningkatan Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE).”
Indeks Kondisi Ekonomi Saat ini (IKE) pada Mei tercatat 116,1, atau meningkat 5,9 poin dari April 2018 karena meningkatnya persepsi konsumen terhadap penghasilan saat ini sebesar 9,6 poin dan naiknya pembelian barang-barang tahan lama (durable goods) sebesar 9,1 poin.
“Kenaikan Indeks Penghasilan konsumen tersebut terjadi seiring dengan penerimaan THR dan meningkatnya pendapatan usaha pada Mei 2018,” tulis BI.
Kenaikan indeks penghasilan konsumen tersebut terjadi pada sleuruh kategori pengeluaran responden, dengan yang tertinggi pada konsumen dengan pengeluatran Rp2,1-3 juta. Sedangkan dari sisi usia, kenaikan indeks penghasilan terjadi pada hampir seluruh kelompok usia, di mana yang tertinggi pada respondeng dengan usai 41-50 tahun.














