Sementara, Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) periode Mei adalah 134,1, sedikit lebih rendah dari capaian April sebesar 134,3. Penurunan ini didorong oleh melemahnya ekspektasi konsumen kegiatan usaha dan ketersediaan lapangan kerja dalam 6 bulan mendatang. Namun, ekspektasi penghasilan masih mengalami kenaikan.
Kenaikan penghasilan saat ini lantas mendorong konsumen untuk meningkatkan pembayaran cicilan utang dan konsumsi. Hal ini terlihat dari rata-rata porsi pendapatan konsumen untuk belanja sebesar 66,1 persen pada Mei, meningkat tipis dibandingkan bulan sebelumnya yaitu 66 persen. Kemudian, rata-rata rasio cicilan terhadap pendapatan juga naik menjadi 14,2 persen di Mei 2018 dari April yang
sebesar 13,9 persen.














