Durasinya terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun, di mana pada tahun 2024 mencapai 51,5 miliar jam.
Sementara, di 2023 sebanyak 46,4 miliar jam dan di 2023 sebesar 45,3 miliar jam.
Dari sisi IAP, di 2025 angkanya mencapai US$ 436 juta, alias naik 4,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Jika melihat data di kuartal I 2025, Indonesia menjadi negara terbesar kedua di Asia Tenggara yang masyarakatnya gemar membelanjakan uangnya untuk membeli kebutuhan dan aksesoris gim dengan nilai US$ 118 juta.
Posisi pertama ditempati Thailand (US$ 162 juta) dan ketiga diduduki Malaysia (US$ 103 juta).
Semua ini menggambarkan bahwa gim menjadi industri yang punya potensi sangat menjanjikan.















