JAKARTA- Pabrik pengolahan kakao (coklat) yang dimiliki perusahaan pangan asal AS, Cargill mulai dibangun di Gresik, khususnya di Kawasan Industri Maspion V Gresik, Jawa Timur. “Dengan adanya investasi ini memungkinkan kami untuk mendukung pertumbuhan dan pemrosesan kakao lokal, dan menyediakan produk kakao dengan kualitas yang baik untuk melayani kebutuhan pertumbuhan pelanggan kami di Asia,” kata Presiden Cargill Cocoa & Chocolate, Jos De Loor di Jakarta, Selasa (7/5)
Pihaknya, kata Jos De Loor, berharap pembangunan pabrik coklat ini bisa menumbuhkan perekonomian di dalam negeri. “Kami sangat senang sampai pada tahap ini dalam memperkuat bisnis kami di Indonesia. Kami telah melihat pertumbuhan yang signifikan akan permintaan produk kakao dalam negeri,” tambahnya.
Tujuan dibangunnya pabrik baru ini, diakui Jos, juga untuk merangsang pertumbuhan dan pengembangan sektor kakao di Asia dalam memenuhi permintaan yang naik terhadap produk kakao di kawasan ini. “Pabrik ini akan menjadi pabrik pengolahan kakao pertama Cargill di Asia, sebagai komitmen Cargill mengembangkan dan menumbuhkan industri kakao di Indonesia dan Asia,” paparnya.
Dalam keterangannya, Jos menambahkan proyek ini bisa menyerap sekitar 200 tenaga kerja baru di Indonesia, demikian juga berbagai posisi di bagian penelitian dan pengembangan kakao yang sebelumnya telah ada di Kuala Lumpur dan Beijing, untuk melayani kebutuhan pelanggan di Asia.














