Ketika memberi suatu benda materiil kepada pasangan, sesuaikan dengan kondisi kantong, jangan sampai berutang yang justru akan memberatkan kondisi finansial masa depan. Memasuki tahap ini, biarkan hati bekerja untuk menjajaki kecocokan secara wajar, murni, tanpa kepalsuan dan emosi atas kekayaan atau keserakahan.
Mulai atur pola manajemen keuangan
Saat kedua pasangan sudah yakin dengan pilihannya dan berani menatap hari depan bersama, langkah berikutnya adalah mulailah perencanaan rumah tangga. Bagaimana membangun keluarga mandiri ke depannya, termasuk mandiri secara keuangan.
Langkah pertama adalah pengaturan pola manajemen keuangan. Masing-masing harus bisa mengetahui berapa pengeluaran setiap bulan, berapa utang yang dimiliki serta berapa aset yang dimiliki. Jangan lupa untuk menyisihkan sebagian dari pendapatan untuk investasi, demi masa depan yang lebih baik. Masih ada tahapan berikut yang membutuhkan perencanaan keuangan yang matang: menikah, memiliki anak, sekolah anak, rumah, hingga persiapan pensiun.
Dalam hal ini keterbukaan finansial menjadi faktor penting. Sudah ada saling percaya, bahkan mulai tumbuh saling ketergantungan. Dan semua kepercayaan dan saling terbuka ini tidak akan terjadi, jika tidak dilatih sejak awal pacaran. Biarkan hati yang menjajaki secara murni kecocokan masing-masing. Pacaran adalah proses mencari kesiapan untuk hidup senang maupun susah secara bersama. Inilah yang disebut pacaran yang sehat finansial.














