Sejumlah peserta lain dalam kompetisi kali ini adalah paduan suara kelompok usia dewasa berasal dari beberapa negara Eropa, seperti Jerman, Latvia, Czechoslovakia, dan tuan rumah Austria yang tampil dalam konser persahabatan.
Menjelang kompetisi, TRCC yang didukung 58 penyanyi terseleksi berusia 10 hingga 16 tahun tersebut dilatih oleh tim pelatih sekaligus konduktor yaitu Luciana Dharmadi, Rainier Revireino, David Hartono Chendra, dan pianis Daniel Alexander Adipradhana, dengan arahan dari direktur artistik, Avip Priatna.
Pada kategori S-Musica Sacra, TRCC tampil memukau para hadirin dengan empat lagu yaitu: Pueri Concinite, lagu berbahasa Latin karya komposer Slovenia Jacobus Handl Gallus (1550-1591); Canticum Novum, lagu berbahasa Latin karya komposer Swiss Ivo Antognini (1963); Der Psalm 23, lagu berbahasa Jerman karya komposer Austria Franz Schubert (1797-1828); dan Hodie Christus natus est, lagu berbahasa Latin karya komposer Hungaria József Karai (1927-2013), dengan konduktor Rainir Revireino.
Kemudian pada kategori G1-Children’s Choir, TRCC juga menampilkan empat lagu yaitu: Frühmorgen, lagu berbahasa Jerman karya komposer Jerman Josef Rheinberger (1839-1901); Hegan, lagu berbahasa Spanyol karya komposer Spanyol Javier Busto Sagrado (1949); Gnoti Safton, lagu berbahasa Yunani karya komposer Amerika Jim Papoulis (1961); dan Tak Tong Tong, sebuah lagu tradisional dari Minang yang diaransemen oleh komposer muda Indonesia Fero Aldiansya Stefanus (1988), dengan konduktor Luciana Dharmadi.












