Ditambahkannya, stimulus ekonomi yang dominannya bersifat konsumtif seperti diskon transportasi dan bantuan langsung merupakan respon cepat dari Pemerintah dari tantangan ekonomi yang dihadapi masyarakat.
Charles pun mendorong agar kebijakan paket stimulus ekonomi ini dilengkapi dengan dukungan terhadap sektor produktif.
“Stimulus jangka pendek bisa membantu, tapi tantangan ekonomi kita memerlukan pendekatan yang lebih strategis dan berkelanjutan. Jangan sampai upaya yang baik ini tidak menyentuh akar persoalan di lapangan,” ujarnya.
Charles menekankan, masyarakat khususnya kelompok rentan dan pelaku usaha kecil membutuhkan kepastian ekonomi jangka menengah.
Oleh karena itu, ia berharap Pemerintah dapat memperkuat intervensi pada sektor yang menghasilkan nilai tambah, seperti pertanian, UMKM, dan sektor padat karya.
“Langkah ini diharapkan dapat menciptakan efek ganda yang lebih luas, sekaligus memperkuat daya tahan masyarakat terhadap gejolak ekonomi yang mungkin masih akan berlangsung,” jelas Charles.
Di sisi lain, Anggota Komisi Keuangan DPR ini berpandangan stimulus ekonomi juga perlu mempertimbangkan kondisi kelas menengah yang kini mulai menunjukkan kerentanan.
Apalagi, kata Charles, tidak sedikit kelompok kelas menengah yang terdampak langsung oleh maraknya pemutusan hubungan kerja (PHK) maupun penurunan penghasilan, terutama di sektor industri, jasa, dan kreatif.














