JAKARTA-Pada era globalisasi dan perdagangan bebas, daya saing industri di suatu negara ditentukan oleh beberapa faktor, diantaranya adalah kesiapan dalam penyerapan dan penguasaan teknologi serta kemampuan untuk berinovasi.
Untuk itu, peran penelitian dan pengembangan (litbang) menjadi penting dalam mendukung program pengembangan industri.
Demikian dikatakan Kepala BPKIMI Arryanto Sagala dalam sambutannya saat membuka Pameran Hasil Litbang Industri Tahun 2013 di Plasa Pameran Industri, Kementerian Perindusrian, Jakarta, Selasa – 9 April 2013.
“Semoga dengan terselenggaranya pameran ini dapat menjadi pendorong semangat kita dalam berkarya dan berinovasi untuk mewujudkan Industri nasional yang mandiri, kuat dan berdaya saing,” kata Kepala BPKIMI.
Pameran dengan tema “Peran Balai Litbang Dalam Mendukung Daya Saing Industri Nasional” ini berlangsung selama empat hari, mulai tanggal 9-12 April 2013 di Plasa Pameran Industri.
Peserta pameran terdiri dari 11 Balai Besar, 10 Baristand Industri, Pusat Standardisasi dan Puskajitek dan HKI serta 22 industri binaan balai yang keseluruhannya menempati 44 booth.
Menurut Kepala BPKIMI, sebagai bangsa yang ingin maju, industri nasional harus terus meningkatkan kemampuan dalam penguasaan teknologi dan inovasi.















