JAKARTA-Perubahan haluan politik Partai Amanat Nasional (PAN) dari Koalisi Merah Putih (KMP) ke barisan pendukung pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla (Jokowi-JK) tidak gratis. Partai besutan Zulkifli Hasan masuk gerbong pemerintah setelah mendapat jaminan berupa 1 kursi kementrian. Informasi yang dihimpun www.beritamoneter.com menyebutkan, PAN bakalan mendapat jatah tiket pada reshuffle kabinet Jilid II. Perombakan kabinet ini diperkirakan berlangsung pada Oktober 2015 nanti.
Kursi kabinet untuk PAN ini kemungkinan akan diambil dari jatah Partai Hanura. Hanura sendiri mendapat jatah 2 kursi dalam pemerintahan yakni Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Yuddy Chrisnandi dan Mentri Perindustrian (Menperin), Saleh Husin. Akan tetapi, kursi kementrian yang akan diserahkan ke PAN masih dibicarakan.
Yang jelas, Presiden Jokowi telah bertemu empat mata dengan Ketua Umum Hanura, Wiranto terkait pengurangan jatah mentri bagi Partai Hanura.
Wiranto pun merelakan jatah kursinya diberi ke PAN. Namun dengan syarat, Wiranto masuk struktur kabinet. “Saya dengar, kemungkinan, Saleh Husin yang akan diganti. Memang, kinerjanya dia ini, tak terlalu menggembirakan,” ujar seorang kawan Saleh Husin di DPD.















