“Dulu itu sudah ada persoalan tapi tak diselesaikan. Kemudian masalah bertumpuk-tumpuk dan akhirnya, jadilah seperti ini. Jadi ada pembiaran, makanya hari ini kita mengundang para pakar untuk mendapatkan masukan,” jelas dia lagi.
Terkait skema penyelesaian dana nasabah selama 4 tahun, Awi mengakui mencari dana Rp13 Triliun bukanlah hal yang mudah.
Oleh sebab itu, Panja minta penjelasan skema 4 tahun tersebut rincian pencarian dananya bagaimana.
“Jangan-jangan ada cara yang lebih singkat, namun tak ditempuh cara itu,” ucapnya.
Nasabah yang akan diselesaikan itu, ada skala prioritasnya, karena kalau langsung menyelesaikan nasabah yang 17.000 orang tentu bisa bangkrut negara ini.
“Ya, kalau ditanya ke nasabah, tentu samuanya hari ini mau tarik dana, ya tak bisa begitu dong,” pungkasnya. ***















