JAKARTA-Bursa AS kembali ditutup menguat tipis meski dengan volume perdagangan yang relatif sepi bahkan setelah 3 pejabat Fed menyatakan terdapat potensi tapering akan dilakukan dalam putusan Fed meeting 17-18 Desember nanti. Minimnya sentimen baru membuat bursa global bergerak sideways dan cenderung wait and see. Harga minyak terkoreksi tipis ke level US$97.3/barel semalam setelah menguat dalam 6 hari sebelumnya, sementara harga metal kembali menguat.
Analis valas PT Samuel Sekuritas, Lana Soelistianingsih mengatakan mayoritas bursa Asia dibuka melemah tipis Selasa pagi (10/12) seiring pasar mengantisipasi rilis beberapa data ekonomi China seperti data industrial production dan retail sales yang akan dirilis pagi ini.
Sementara itu, nilai tukar Rupiah pagi ini relatif stabil di level Rp11,980/US$ begitu juga dengan kurs NDF di Rp11,920/US$ dan yield SUN 10thn. IHSG sendiri hari ini diperkirakan akan bergerak sideways seiring dengan pergerakan bursa regional. Minimnya sentimen baru akan membatasi pergerakan IHSG dengan pasar wait and see keputusan BI rate di Kamis nanti. “Resistance indeks berada di level 4,250 sementara support di level 4,180,” ujar Lana dalam riset hariannya seperti dikutip dari www.samuel.co.id













