Kendati demikian, Jongkie tidak menampik apabila ada calon konsumen yang mengurungkan niatnya memiliki kendaraan pribadi apabila sistem transportasi di Indonesia semakin mapan. “Memang ada persentasi ke sana, tapi kecil,” ucap Jongkie, kemudian menambahkan bahwa mobil akan tetap dibeli sesuai kebutuhan.
Jodie O’tania selaku Vice President Corporate Communication BMW Group Indonesia juga menuturkan hal yang sama, yakni kehadiran MRT tidak akan berpengaruh signifikan pada penjualan otomotif.
Ia meyakini ada saja konsumen mobil mewah yang menggunakan transportasi massal yang nyaman, namun mereka akan menggunakan mobil pribadinya saat libur atau akhir pekan guna menunjang gaya hidup. “Kami bermain di segmen premium dengan karakter konsumen premium yang berbeda,” kata Jodie seusai peluncuran BMW X4 di Jakarta. “Jika memang mereka pakai transportasi massal, bisa saja saat weekend pakai mobil bersama keluarga. Jadi pengaruhnya (MRT terhadap penjualan otomotif) tidak signifikan,” ujar dia.














