JAKARTA – Perusahaan jasa telekomunikasi PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) membukukan pendapatan bersih Rp19,09 triliun pada semester I 2025, naik 11,98% dari Rp17,05 triliun pada periode sama 2024.
Pendapatan terbesar EXCL semester I 2025 dari jasa GSM mobile dan jaringan telekomunikasi, yang meliputi data dan layanan digital, jasa interkoneksi dan percakapan dan SMS yakni Rp18,84 triliun, naik 12,85% dari Rp16,69 triliun.
Meski pendapatan naik, menurut laporan keuangan per Juni 2025 yang diumumkan, Rabu 27 Agustus 2025, emiten jasa telekomunikasi beraset Rp113,43 triliun per Juni 2025 itu merugi Rp1,22 triliun pada semester I 2025. Di periode yang sama 2024, Perseroan membukukan laba sebesar Rp1,03 triliun.
Kerugian EXCL, disebabkan oleh peningkatan beban operasi, terutama beban penyusutan, beban infrastruktur, beban interkonesi, beban gaji karyawan dan lainnya sebesar Rp18,56 triliun pada semester I 2025, membengkak 31,66% dari Rp14,10 triliun pada periode sama 2024. Selain itu, kerugian EXCL juga dipicu oleh biaya keuangan yang meningkat 21,23% jadi Rp1,86 triliun, dari Rp1,53 triliun.
Akumulasi berbagai beban di atas menyebabkan EXCL menderita rugi sebelum pajak sebesar Rp1,34 triliun pada semester I 2025. Pada periode yang sama tahun 2024, emiten jasa telekomunikasi ini laba sebelum pajak sebesar Rp1,33 triliun.













