Sepanjang semester I 2016, lanjut Hugeng, Astra Otoparts berhasil mencatatkan pertumbuhan penjualan 12,42% year on yearRp 6,43 triliun. Laba tahun berjalan anak usaha grup Astra ini masih naik 43% yoy menjadi Rp 205,19 miliar.
Namun, meningkatnya bagi dari laba tahun berjalan yang harus diatribusikan untuk kepentingan non pengendali yakni mencapai Rp 53 miliar menyebabkan laba bersih perseroan stagnan di posisi Rp 152 miliar.
Pendapatan AUTO terdiri dari penjualan domestik dan penjualan ekspor. Penjualan ekspor selama enam bulan pertama tahun ini mencapai Rp 700,16 miliar, naik 20% dari periode yang sama tahun lalu. Sementara penjualan domestik tercatat Rp 3,6 triliun, naik 13,3% yoy.
Permintaan dari sektor pabrikan meningkat seiring dengan peningkatan permintaan atas beberapa model baru yang di-launching oleh OEM.













