Untuk SPBU sendiri, saat ini tercatat ada empat (4) SPBU yang berlokasi di daerah yang berpotensi terdampak tsunami. Saat ini, SPBU tersebut dalam kondisi aman dan tidak terdapat kerusakan, untuk memastikan kualitas, tanki juga sudah dilakukan pengecekan agar tidak ada BBM yang tercampur air.
Khusus LPG, seluruh agen dan pangkalan di jalur distribusi juga terus dilakukan pengecekan hingga pagi ini. Laporan sementara mengatakan tidak ada agen dan pangkalan yang terdampak sehingga penyaluran LPG diupayakan tetap beroperasi dengan normal.
Untuk pasokan listrik, PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) memastikan pasokan listrik di wilayah yang terkena bencana tsunami – Pandeglang, Serang, Lampung Selatan – masih aman.
Meski mengalami kerusakan sarana penyaluran listrik untuk masyarakat akibat bencana ini namun PT PLN (Persero) menjamin, pasokan listrik selama pemulihan daerah yang terkena dampak bencana tetap aman. “Listrik memang baru bisa beroperasi normal dalam satu dua hari ke depan,” ujar Kepala Komunikasi Korporat PLN I Made Suprateka.
“Yang penting pasokan listrik tidak masalah, karena listrik ini tersistem Jawa-Bali. Pembangkit juga tidak ada yang kena,” ujar Made dalam konferensi pers, Minggu (23/12).















