JAKARTA-Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf mengatakan Produk Domestik Bruto (PDB) dari sektor ekonomi kreatif pada tahun 2019 diprediksikan tumbuh sebesar 9,6 persen dibandingkan dengan tahun 2018.
Menurut Triawan, ekonomi kreatif mencapai Rp1.000 triliun pada 2017. Angka tersebut meningkat menjadi Rp1.100 triliun pada 2018. Jumlah itu diprediksi naik 9,6 persen pada 2019 yakni sebesar Rp1.211 triliun pada 2019.
Berdasarkan data Bekraf, kontribusi ekspor ekonomi kreatif pada 2015 mencapai 19,3 miliar dolar AS, tumbuh menjadi 19,99 miliar dolar AS pada 2016, kemudian menjadi 21,5 miliar dolar AS pada 2017, dan pada 2018 tumbuh menjadi 22,6 miliar dolar AS.
Untuk mencapai target tersebut, Kepala Bekraf menggagas pembangunan sebuah kota di Indonesia yang berbasis industri kreatif mendukung berbagai kegiatan dari para pelaku industri kreatif.
“Bekraf Creative District (BCD) namanya, ini adalah sebuah konsep yang kami gagas berdasarkan kebutuhan dari para pelaku industri kreatif Indonesia. Saya berharap, ide ini segera terealisasi dalam kurun waktu 2019-2024 ini agar para pelaku industri kreatif di Indonesia bisa memiliki ekosistem terpadu yang baru dan kondusif bagi karya kreatif mereka,” kata Triawan Munaf dalam acara sosialisasi Rencana Induk Ekonomi Kreatif (Rindekraf) Tahun 2018-2025, di Jakarta, Senin (15/7).














