“Pemerintah yang bijak tentu akan melihat ini sebagai wahana introspeksi,” ungkap Andreas.
Namun demikian, tidak semua kalangan memiliki pandangan yang sama. Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Firman Soebagyo, menilai bahwa pengibaran bendera bajak laut tersebut bisa mengarah pada tindakan subversif yang berbahaya.
“Oleh karena itu, bagian daripada makar mungkin malah itu. Nah, ini enggak boleh. Ini harus ditindak tegas,” kata Firman saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (31/7/2025).
Firman menilai, pengibaran simbol Jolly Roger—bendera bajak laut yang digunakan oleh kelompok Topi Jerami dalam kisah One Piece—merupakan bentuk kemerosotan pemahaman terhadap ideologi negara sekaligus provokasi menjelang peringatan kemerdekaan.
Dalam jagat fiksi One Piece, Jolly Roger memang merupakan simbol perlawanan terhadap kekuasaan absolut dan penindasan.
Namun di Indonesia, bendera ini kini menjadi ikon yang diasosiasikan sebagian masyarakat dengan kritik terhadap kondisi pemerintahan.













