Djarot menegaskan PDI Perjuangan tidak akan membiarkan Pilkada Jakarta terjadi hanya melawan kotak kosong.
Ia menyatakan PDI Perjuangan akan mengusung calon dari kader sendiri.
“PDI Perjuangan kita berusaha mengusung calon kita, tapi tetap berkomunikasi dengan parpol lain. Mari membangun demokrasi sehat, PDI Perjuangan jelas siapkan kadernya di Jakarta,” tegas Djarot.
Djarot mengaku pihaknya masih intens berkomunikasi dengan PKB terkait Pilkada Jakarta.
Namun, ia menyebut keputusan final belum diambil dan dinamika masih sangat cair.
“Kita bicara dengan PKB Jakarta ke depan seperti apa, baru menentukan sosok paling tepat,” kata dia.
“Ingat dinamika politik di Jakarta itu sangat cair. Perubahannya bisa sangat cepat,” sambungnya.
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengingatkan parpol bahwa akan sangat malu bila Pilkada Jakarta ada kotak kosong.
“Apa gak malu lawan kotak kosong. Masa semua diborong, meskipun boleh ya. Tapi masa Jakarta kotak kosong, nanti yang menang kotak kosong gimana?,” pungkasnya.















