Selain itu, jika fluktuasi harga timah secara signifikan melemahkan pendapatan dan profitabilitas TINS.
“Perubahan regulasi yang tidak menguntungkan, seperti diberlakukannya larangan ekspor ingot yang baru-baru ini direncanakan pemerintah, juga berpotensi melemahkan arus kas dan profil kredit TINS. Mengingat, pasar ekspor akan tetap mendominasi pendapatan perusahaan,” tulis Pefindo














