“Namun, peringkat dibatasi oleh profil likuiditas yang lemah, leverage keuangan yang tinggi dan lingkungan bisnis yang cukup fluktuatif pada industri konstruksi,” ungkap Yogie.
Tetapi, peringkat WSKT bisa saja dinaikkan, apabila perusahaan mampu memperbaiki leverage keuangan dan rasio cakupan utang secara berkelanjutan yang didukung oleh kekuatan backlog kontrak, agar dapat memberikan visibilitas pendapatan selama beberapa tahun ke depan.















