“Jadi, saya kira, Kepala Pengawas Pasar Modal di OJK harus bertanggungjawab karena terjadi pembiaran,” terangnya.
“Saya kira, pak Hoesen ini harus memberi penjelasan kepada publik alasan runtuhnya Jiwasraya ini. Kenapa OJK tidak memberi warning. Ini harus diberi penjelasan oleh Hoesen agar tidak simpang siur,” tuturnya.
Dia menjelaskan, rekam jejak Hoesen ini juga memunculkan tanda tanya besar.
Sewaktu menjabat Direktur di PT Danareksa, terjadi kasus yang membuat beberapa pejabat Danareksa masuk penjara.
Tetapi anehnya jelas Poyu, Hoesen mulus masuk menjadi pejabat di OJK yang punya kekuasaan pengawasan luar biasa.
“Itu dia yang saya heran. Mestinya Kejagung tidak tanggung-tanggung, karena uang Jiwasraya ini uang rakyat (nasabah). Ini menyangkut uang rakyat yang diinvestasikan di Jiwasaya. Harus diusut tuntas,” pintanya













