Ranitya mengungkapkan, ada sejumlah hal yang penting diketahui di pasar AS.
Pertama, ada peningkatan kesadaran terhadap gaya hidup yang sehat.
Tren ini menjadi hal utama dalam industri makanan dan minuman.
Kedua, konsumen AS saat ini menitikberatkan pada makanan-makanan yang memberi rasa nyaman seperti biskuit dan keju.
Selain itu, anak muda beraktivitas menitikberatkan pada komunitasnya sehingga produk-produk makanan yang shareable dan dapat diakses dengan mudah menjadi hal penting.
Ketiga, konsumen AS saat ini mayoritas adalah milenial dan generasi Z, maka penjualan mamin melalui niaga elektronik menjadi motor utama penjualan mamin di AS.
Konsumen AS juga sangat kritis dan ingin mengetahui setiap aspek terkait produk yang digunakan, misalnya dari sisi keberlangsungan, ramah lingkungan, asal produk, dan kepatuhan terhadap praktikpraktik bisnis yang baik.
“Ada standar di AS yang harus dipenuhi, namun dengan pasar AS yang sangat kompetitif, kita harus mencari hal yang unik dari produk kita dan terus berinovasi,” kata Ranitya.















