Sementara itu, kinerja ekspor pulp dan kertas masing-masing sebesar 3,50 juta ton pulp dengan nilai sebesar USD 1,72miliar dan 4,35 juta ton kertas dengan nilai sebesar USD3,75miliar. Sedangkan impor pulp dan kertas masing-masing sebesar 1,62 juta ton pulp dengan nilai sebesar USD 1,27 miliar dan 0,72 juta ton kertas dengan nilai sebesar USD 1,36 miliar
Bila dilihat dari peluang pasar dunia dan dalam negeri, saat ini kebutuhan kertas dunia sekitar 394 juta ton, diperkirakan akan meningkat menjadi 490 juta ton pada tahun 2020. “Kebutuhan kertas dunia pun diperkirakan akan tumbuh rata-rata sebesar 2,1% per tahun. Selain itu, peluang pasar industri kertas dan percetakan dalam negeri terbuka untuk ditingkatkan dengan pertimbangan konsumsi kertas per kapita di Indonesia masih rendah sekitar 32,6 kg,” papar Menperin.















