JAKARTA– Program tol laut yang menjadi priotas pembangunan Indonesia sangat terdukung dengan adanya proses pembentukan holding BUMN Kepelabuhanan.
Pembangunan infrastruktur pelabuhan semakin digalakkan dan dipercepat agar pelayanan sesuai standar.
“Tentu diperlukan kesiapan tim yang solid untuk membentuk holding BUMN Pelindo,” kata anggota Komisi VI DPR Nasim Khan kepada wartawan di Jakarta, Jumat (24/1/2020).
Sebab, kata anggota Fraksi PKB, perusahaan induk ini (super holding) harus sehat dan manajemennya harus bagus dan transparan.
Artinya perlu dilihat laporan audit perusahaan itu.
“Mana yang paling untung dan memiliki manajemen yang lebih baik, transparan, akuntabel & lebih dipercaya konsumen dengan banyaknya pelayanan yang bagus. Jadi harus jeli melihat,” tambahnya.
Menurut Nasim Khan, pembentukan Super Holding Pelindo, ada keuntungannya.
Jika satu anak perusahaan rugi, maka anak perusahaan lain yang menguntungkan, maka dapat membantu perusahaan yang rugi tersebut.
“Kemudian pengendalian anak-anak perusahaan akan sama, sebab diatur oleh perusahaan induk,” ungkapnya lagi.
Disinggung kemungkinan Super Holding Pelindo ini bisa menyaingi Singapura, Politisi PKB ini mengaku langkah itu bukanlah sekedar unjuk kekuatan.















