Selanjutnya, BSI juga terus berkolaborasi aktif dengan Kementerian dan Komunitas usaha guna memberikan literasi keuangan agar bisa meningkatkan kompetensi usahanya.
“Bank syariah punya peran penting dalam pendampingan UMKM agar segmen ini sustain dan meningkat kapasitasnya dan dari sisi bank sejalan dengan kerangka ESG,” ujarnya
Lebih lanjut, Bob menjelaskan bahwa integrasi ESG dan keuangan syariah memerlukan penguatan literasi, inovasi produk, serta kolaborasi lintas pemangku kepentingan untuk membangun ekosistem keuangan syariah yang inklusif dan berkelanjutan.
Dalam memperkuat aspek operasional, perseroan juga terus melakukan inovasi implementasi ESG.
Diantaranya, BSI telah membangun gedung ramah lingkungan di Landmark BSI Aceh & BSI Tower, implementasi solar panel di kantor-kantor cabang BSI dan Desa BSI (Bangun Sejahtera Indonesia),70 unit RVM (Recycle Vending Machine) di Jabodetabek dan Bali, 13 SPKLU di kantor cabang BSI,144 kendaraan operasional ramah lingkungan, digital carbon tracking system dan kegiatan sosialisasi dan edukatii lainnya.
Selain itu BSI juga hadir sebagai sahabat sosial yang diwujudkan melalui pendayagunaan zakat, infaq, sedekah dan wakaf (ziswaf) yang didistribusikan untuk kemaslahatan umat dengan total pendayagunaan ziswaf pada bidang ekonomi, pendidikan, kemanusiaan, kesehatan, dakwah& advokasi sebesar Rp400Miliar dan menjangkau lebih dari 1.2 juta penerima manfaat.












