“Mari kita berkontribusi bersama untuk lebih strategis dalam rangka memperluas akses pembiayaan termasuk pada kegiatan produktif dan UMKM,” ujar dia.
Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar mengatakan mereka telah mengarahkan dan memobilisasi seluruh kantor perwakilan OJK di daerah, yang berjumlah total 37 kantor, untuk membentuk ekosistem pendukung bagi UMKM.
Salah satunya adalah dengan memberikan fasilitasi, edukasi, dan literasi keuangan, mengadakan business matching, hingga mendukung pembiayaan UMKM melalui industri keuangan yang ada di masing-masing daerah.
Ia pun berharap penyelenggaraan NFSM 2025 dapat menjadi wadah penguatan sinergi lintas sektor untuk membangun fondasi yang lebih kokoh bagi industri keuangan nasional sehingga dapat mendukung realisasi visi Indonesia Emas 2045.
“Saya mengharapkan seluruh diskusi yang dilakukan pada kesempatan ini dapat menghasilkan ide konkret dan juga pemikiran strategi-strategi yang terukur dan ‘workable’ (bisa diterapkan) yang dapat langsung mampu membawa manfaat bagi masyarakat, dan khususnya UMKM, dalam memperluas akses dan inklusi keuangan,” kata Mahendra Siregar.














