“Sempat beberapa hari sebelumnya mereka menyatakan tidak ikut Pesparani II karena kekurangan dana,” sebutnya.
Hingga Rabu 26 Oktober 2022, sebanyak 23 kontingen yang sudah tiba di Kota Kupang.
Sisanya akan datang paling lambat pada 28 Oktober 2022 pagi, sebelum acara pembukaan dimulai pada sore hari.
Total peserta yang terdaftar hingga saat ini mencapai 1.902 orang.
“Namun angka ini akan terus bertambah,” katanya.
Lebih lanjut Prof. Adrianus Meliala menyampaikan, Misa pembukaan Pesparani II akan berlangsung di Stadion Oepoi Kupang pada 28 Oktober 2022 dan dipimpin Ketua Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) Mgr. Ignatius Kardinal Suharyo didampingi 11 uskup dan tidak kurang dari 200 imam.
Diperkirakan lebih dari 10 ribu umat dan masyarakat akan terlibat dalam Misa ini.
“Bahkan, demi memimpin pada Misa pembukaan ini, Bapak Kardinal meninggalkan pertemuan para uskup se-Asia di Bangkok,” katanya.
Pada bagian lain, Adrianus Meliala berharap, Pesparani Nasional II ini bergaung bukan saja di Kota Kupang tetapi di seluruh Indonesia.
Oleh karena itu, dia mengharapkan peran media massa dan peran masyarakat lewat media sosial membantu menguatkan resonansi kegiatan persaudaraan ini ke seluruh negeri.
Dia juga berharap, Pesparani II ini tidak hanya bisa dinikmati oleh umat Katolik tetapi juga oleh umat beragama lain dan seluruh rakyat Indonesia.














