Pada pekan depan (15/7), kata Reza, pemerintah berencana melelang Surat Berharga Syariah Negara atau sukuk negara berbasis proyek, yaitu Seri PBS005, Seri PBS006 dan Seri SPN-S 02012015.
Dia menyebutkan, pada pekan kemarin laju pasar obligasi sempat menguat seiring dengan eforia pasar terhadap pelaksanaan pilpres, tetapi pergerakannya kembali melemah akibat maraknya aksi profit taking di akhir pekan. “Mayoritas obligasi mengalami penurunan yield. Tampaknya pelaku pasar memanfaatkan eforia pilpres untuk trading jangka pendek,” ucapnya.













