JAKARTA – Pemerintah mengajak pelaku bisnis untuk mendukung program penurunan emisi gas rumah kaca. Hal ini dipercaya dapat mewujudkan pembangunan di Indonesia yang berkelanjutan.
Ajakan tersebut disampaikan Utusan Khusus Presiden untuk Pengendalian Perubahan Iklim (UKP-PPI) Rachmat Witoelar menjelang Conference of Parties dari UNFCCC yang ke-21 pada bulan Desember 2015 di Jakarta, Sabtu (22/8).
Ajakan tersebut dilakukan Rachmat Witoelar melalui rangkaian pertemuan dan diskusi strategis dengan pelaku bisnis, terutama dari sektor hutan & lahan; energi & transportasi; industri; dan limbah, yang . merupakan sektor yang tercantum dalam Rencana Aksi Nasional Penurunanan Emisi Gas Rumah Kaca (RAN GRK).
Beberapa waktu lalu, Rachmat Witoelar mengadakan kunjungan kerja dan diskusi dengan pimpinan Riau Andalan Pulp & Paper (RAPP).
Kegiatan ini merupakan kunjungan pertama dari rangkaian kegiatan yang direncanakan untuk berinteraksi dengan para pelaku usaha dari beberapa sektor yang membahas partisipasi aktif mereka di dalam upaya penurunan emisi Indonesia baik sebelum atau sesudah tahun 2020.
Upaya penurunan emisi gas rumah kaca sebelum tahun 2020 sesuai dengan yang tercantum dalam RAN GRK masih didominasi oleh aksi pemerintah.














