Pesan yang sifatnya mengacaukan, menurut saya, diproduksi sengaja oleh aktor sosial tertentu bertujuan memanipulasi persepsi publik seolah pengelolaan Bansos tidak berjalan dengan baik, seakan kacau balau, atau pesan bentuk lainnya yang tidak produktif.
Kemudian, pesan semacam ini bisa saja dikapitalisasi oleh pihak tertentu karena berada di posisi berseberangan dengan pelaksanaan Bansos atau karena ketidaklengkapan informasi yang sampai pada dirinya.
Melalui juru bicara ini, semua pesan baik dalam bentuk fakta, data, informasi dan atau infografis, bukti, serta argumentasi tarkait dengan pengelolaan Bansos dapat terkelola dengan baik melalui prinsip-prinsip manajemen komunikasi professional dan terukur.
Karena itu, juru bicara ini sekaligus berfungsi mengkoordinir informasi dan komunikasi dari kementerian dan lembaga pemerintah yang terkait penanganan dan penyaluran Bansos. Dengan demikian, para pihak yang ingin berupaya mengacaukan wacana di ruang publik akan teratasi dengan baik.
Pertanyaan, siapa paling pas menjadi juru bicara Bansos ini? Saya menyarankan, juru bicara Bansos ini menjadi tugas pokok juru bicara presiden atau kepala biro komunikasi dan informasi dari Kemenko PMK atau kepala biro komunikasi dan informasi dari Kemensos yang diangkat oleh presiden supaya punya power mengkoordinasikannya.












