Menurutnya, dari kondisi tersebut pemerintah diharapkan dapat benar-benar memanfaatkan kesempatan menjadi tuan rumah Konfrensi Tingkat Menteri (KTM) ke-9 World Trade Organization (WTO) yang akan berlangsung pada 3-6 Desember 2013 di Nusa Dua, Bali. “Sekarang, gula saja harus impor. Garam juga impor. Jadi kesempatan (WTO) ini harus benar-benar dapat dimanfaatkan pemerintah untuk konsen terhadap masalah pertanian nasional,” pungkasnya.














