Dikatakan Yenny, setoran triliunan rupiah ini bukanlah pembayaran cicilan uang Pemerintah kepada IMF.
“Kalau pembayaran utang kan item-nya ditulis berbeda di LKPP. Kalau utang itu akan tertulis di item pembayaran utang atau belanja,” jelasnya.
Selain ke IMF, Pemerintah menyetorkan dana miliaran rupiah ke empat lembaga asing lainnya, yakni International Bank for Reconstruction Development sekitar Rp 39 miliar, International Development Association sekitar Rp 5 miliar, Multilateral Investment Guarantee Agency sekitar Rp 10 miliar, dan Common Fund for Commodities senilai Rp 2,6 miliar. Adapun total penyertaan modal untuk lima lembaga asing tersebut sekitar Rp 25,9 triliun.
Sebelumnya, Gubernur Bank Indonesia, Darmin Nasution mengungkapkan, pihak BI yang telah memberi usulan kepada pemerintah pada pertemuan G20 di Meksiko beberapa waktu lalu, mengenai pemberian pinjaman ke Dana Moneter Internasional (IMF) sebesar 1 miliar dolar AS.
“Bank Indonesia yang meyakinkan pemerintah supaya ini dilakukan. Tolong jangan dianggap BI disuruh pemerintah. kami melihat medannya meyakinkan pemerintah sebaiknya melakukan ini,” katanya beberapa waktu lalu. **can













