Realisasi belanja pegawai mencapai Rp187,5 triliun atau 80,5 % dari pagu Rp233 triliun, namun belanja modal baru tercatat Rp97,6 triliun atau 47,3 % dari pagu Rp206,5 triliun dan belanja modal sebesar Rp87,4 triliun atau 45,4 % dari pagu Rp192,6 triliun.
Kemudian, realisasi belanja subsidi energi telah mencapai Rp253,9 triliun atau 84,7 % dari pagu Rp299,8 triliun dengan subsidi BBM telah mencapai Rp174 triliun atau 87,1 % dari pagu Rp199,9 triliun dan subsidi listrik Rp79,9 triliun atau 79,9 % dari pagu Rp100 triliun.
Secara keseluruhan, pendapatan negara dan hibah pada periode akhir Oktober 2013 mencapai Rp1.098,4 triliun atau 73,1 % dari target Rp1.502 triliun dan belanja negara mencapai Rp1.238 triliun atau 71,7 % dari pagu Rp1.726,2 triliun. Â Sementara, defisit anggaran tercatat sebesar Rp139,5 triliun atau 62,2 % dari target Rp224,2 triliun, dengan realisasi pembiayaan mencapai Rp217,3 triliun atau 96,9 % dari target sebesar Rp224,2 triliun.Â













