JAKARTA-Pertemuan antara Pemerintah Pusat yang diwakili oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Pemerintah Kalimantan Timur (Kaltim) yang dipimpin oleh Gubernur Awang Faroek Ishak, di Hotel Grand Senyiur, Balikpapan, Kamis (25/6) tengah malam pukul 23.30 WIB yang berlangsung selama 2 (dua) jam, telah menghasilkan kesepakatan bahwa Pemerintah Pusat bersama Pemerintah Daerah kompak bersama mengelola Blok Mahakam.
Dalam pertemuan yang diselanggarakan di sela-sela acara Serasehan Menteri ESDM dengan Daerah Penghasil Migas itu, Gubernur Kalimantan Timur menyampaikan 10 harapan terkait dengan pengelolaan blok migas di Kalimantan Timur, di antaranya menyangkut pembagian interes dalam pengelolaan Blok Mahakam. “Gubernur Kaltim minta Participating Interest (PI) 19% lebih dari angka maksimal yang tertuang pada Peraturan Menteri ESDM No 15 tahun 2015 sebesar 10%,” kata Sudirman Said usai pertemuan yang berakhir Jumat (26/6).
Selain itu, lanjut Menteri ESDM, Gubernur Kaltim minta diberikan keleluasaan untuk menentukan mitra yang paling menguntungkan bagi daerah antara pihak swasta dan Pertamina, dan Pertamina/Pemerintah wajib memprogramkan dan membangun jaringan pipanisasi gas dan pasokan gas kedaerah-daerah di wilayah Provinsi Kaltim khususnya di sentra-sentra industri, termasuk pembangunan jaringan gas untuk rumah tangga di seluruh Kabupaten/Kota Kalimantan Timur.














