JAKARTA,BERITAMONETER.COM – Pemerintah menyerap dana senilai Rp10 triliun dari lelang delapan seri Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau Sukuk pada 25 November 2025.
Dikutip ANTARA dari keterangan Direktorat Jenderal Pembiayaan dan Pengelolaan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan di Jakarta, Rabu, total penerimaan masuk yang tercatat pada lelang kali ini mencapai Rp34,46 triliun.
Serapan terbesar berasal dari seri PBS038 (pembukaan kembali) yang dimenangkan sebesar Rp2,6 triliun dari penawaran masuk Rp3,49 triliun. Imbal hasil (yield) rata-rata tertimbang yang dimenangkan seri ini sebesar 6,69976 persen dengan jatuh tempo 15 Desember 2049.
Serapan berikutnya berasal dari seri PBS040 (pembukaan kembali) yang dimenangkan sebesar Rp2,05 triliun dari penawaran masuk Rp4,98 triliun.
Imbal hasil rata-rata tertimbang yang dimenangkan sebesar 5,54934 persen dengan jatuh tempo 15 November 2030.
Dari seri SPNS10082026 (pembukaan kembali), dimenangkan dana sebesar Rp2 triliun dari penawaran masuk Rp7,53 triliun.
Imbal hasil rata-rata tertimbang yang dimenangkan seri ini sebesar 4,66200 persen dengan jatuh tempo 10 Agustus 2026.
Kemudian, pemerintah menyerap dana sebesar Rp1,6 triliun dari seri PBS034 (pembukaan kembali) yang menerima penawaran masuk Rp3,87 triliun. Imbal hasil rata-rata tertimbang yang dimenangkan seri ini sebesar 6,35325 persen dengan jatuh tempo 15 Juni 2039.















