Penetapan kedua PP KEK yang diiringi dengan vaksinasi serentak pada kawasan industri di Kepri diharapkan dapat menjadi akselerator pemulihan ekonomi nasional di provinsi tersebut.
KEK BAT seluas 30 hektare memiliki target investasi sebesar Rp7,2 triliun dan penciptaan lapangan pekerjaan untuk 9.976 tenaga kerja.
Sesuai penetapannya, KEK ini akan dikembangkan untuk kegiatan industri berbasis MRO (maintenance, repair, overhaul) pesawat penumpang.
Pengembangan KEK BAT diharapkan dapat menghemat devisa sebesar 65-70 persen dari kebutuhan MRO maskapai penerbangan nasional yang selama ini mengalir ke luar negeri dan menangkap peluang dari pasar Asia Pasifik yang memiliki sekitar 12.000 unit pesawat dengan nilai bisnis sebesar 100 milyar Dolar Amerika Serikat di tahun 2025.
Sementara itu, KEK NDP seluas 166.45 hektare memiliki target investasi sebesar Rp16 triliun rupiah dan penciptaan lapangan pekerjaan untuk 16.500 tenaga kerja.
KEK ini akan dikembangkan untuk kegiatan berbasis IT-digital dan pariwisata.
KEK NDP diharapkan dapat menjadi pintu masuk bagi pelaku usaha teknologi informasi (IT) global ke perekonomian nasional, menghemat devisa negara dalam bisnis digital hingga Rp20-30 triliun per tahun dan transfer teknologi di bidang IT sehingga menjadi pusat pengembangan SDM tenaga IT muda Indonesia.













