Menurut Ara-panggilan akrabnya, ada lagi yang memicu rusuh yaitu soal Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang kini masih meragukan hasilnya karena ada pertentangan antara KPU dan Kementerian Dalam Negeri. “Soal Century, Hambalang, daging impor, SKK Migas , kini belum tuntas penyelesaian hukumnya, yang membuat rakyat menilai ada kelemahan saat menegakan hukum bagi koruptor,” ucapnya.
Sedangkan Lukman Edy mengingatkan ada yang kini mesti diperkuat kosentrasi penanganannya yaitu soal teroris yang pada masa pemilu 2014 bisa jadi ajang mereka beraksi. “Begitu juga soal SARA, ini tidak bisa diangap kecil, karena jika tak tertangani akan mengancam pertahanan keamanan,” pungkasnya. **cea













