Namun begitu, pihaknya dalam rantai distribusi pasokan dan ketersediaan pangan selalu berkordinasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan. Agar harga yang ada di masyarakat bisa terkendali.
“Untuk pengendalian harga di Dinas Indag, kita bagaimana berusaha memastikan ketersediaan pasokan itu dan bisa sampai ke masyarakat,” tuturnya.
Aep menjelaskan, dari sembilan bahan pokok yang banyak dikonsumsi masyarakat, pasokan beras, daging sapi, daging ayam, telur ayam dan bawang merah adalah yang biasanya tinggi di konsumsi masyarakat. Selain itu, harga komoditas itu rentan terhadap gejolak di pasar.
“Untuk ketersediaan insa Allah mencukupi, pasokannya juga kita tingkatkan untuk Desember ini misalnya Beras dari rata rata biasanya 15.679 ton kita siapkan 15.993 ton, untuk daging sapi dari biasanya 490 ton ditingkatkan menjadi 590, daging ayam dari 2.490 ton menjadi 3.163 ton, kemudian telur ayam dari rata rata 2.566 ton ditingkatkan 1.876 ton dan bawang merah dari 963 ton menjadi 1000 ton,” kata Aep.















