TANGERANG-Pemerintah Kota Tangerang Selatan bersama Koica (Korea international Coorporation Agency) membangun innovation center dengan menelan biaya senilai Rp100 miliar. Gedung 10 lantai itu dibangun untuk meningkatkan daya saing pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
Wakil Walikota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie mengemukakan, kerjasama antara Kemenristekdikti dengan Koica itu dalam bentuk bantuan management, peralatan, SDM dan pendampingan bisnis UMKM di Tangsel. “Kerjasamanya antara Kemenristekdikti dengan Koica, objek fokusnya untuk pembangunan Innovation center, lebih dari Smesco yang di Jakarta,” ujar di kantor Pusat Pemerintahan Kota Tangsel Selasa (7/3).
Menurutnya, pembangunan gedung Innovation Center di BSD, menghabiskan anggaran mencapai Rp100 miliar yang dibangun secara bertahap selama dua tahun. “Tahun ini sudah proses tender dengan anggaran Rp 26 miliar, sisanya dilakukan ditahun 2018. Jadi bantuan Korea itu diluar pembangunan gedungnya,” katanya.
Dia menjelaskan kerjasama dengan Koica lebih kepada transfer pengetahuan, pengalaman, management dan alih teknologi. “Daejeon itu Kota Industri, pabrik Samsung ada disana sehingga dapat dijadikan acuan dalam membangun kualitas perekonomian di Tangsel kedepannya,” terangnya.














