Menurutnya, perbaikan defisit neraca perdagangan ini juga tercermin pada keseluruhan triwulan III 2014 yang mengalami defisit 0,53 miliar dolar AS, turun tajam dibandingkan defisit 2,21 miliar dolar AS pada triwulan II 2014. Penurunan defisit tersebut karena turunnya impor nonmigas di triwulan III 2014 menjadi sebesar 33,2 miliar dolar AS dari sebesar 35,9 miliar dolar AS di triwulan II 2014. Penurunan ini lebih besar dari penurunan ekspor nonmigas di triwulan III 2014 sebesar 36,17 miliar dolar AS dari sebesar 36,71 miliar dolar AS di triwulan II 2014. “Di sisi lain, defisit neraca migas di triwulan III mengalami peningkatan menjadi sebesar 3,5 miliar dolar AS dari 2,99 miliar dolar AS di triwulan II 2014,” katanya.
BI memandang perkembangan neraca perdagangan sampai dengan September 2014 ini akan berkontribusi positif dalam mendukung perbaikan kinerja transaksi berjalan triwulan III 2014 dan keseluruhan 2014. Bank Indonesia memperkirakan perbaikan kinerja neraca perdagangan ke depan akan didukung oleh peningkatan aktivitas ekspor seiring dengan perbaikan ekonomi global, meskipun defisit neraca migas diperkirakan masih berlanjut. “BI akan terus mencermati risiko global dan domestik yang dapat mempengaruhi prospek defisit transaksi berjalan dan ketahanan eksternal,” pungkasnya.













