Oligarki pebisnis pandemi mengambil untung diatas keuntungan besar yang telah diambil oleh modal asing. Inilah yang mendorong pandemi akan menciptakan biaya tinggi. Seluruh beban akan ditimpakan kepada rakyat melalui sewa ongkos bayar segala sesuatu yang berhubungan dengan penyelamatan jiwa manusia.
Orang orang Indonesia akan mengalami penindasan berlapis sementara sedang sekarat.
Rakyat Indonesia harus menyampaikan seruan kepada global untuk menghentikan bisnis pandemi.
Karena bisnis pandemi bertentangan dengan pembukaan UUD 1945, amanat proklamasi dan bertentangan dengan Pancasila.
Rakyat dan bangsa Indonesia seharusnya tidak boleh mengeluarkan yang sepeserpun untuk mbiayai atau membeli sesuatu agar bebas dari pandemi.
Karena kalau harus membeli dan membayar maka pandemi akan terus dilestarikan karena menyangkut bisnis yang besar.
Penanganan pandemi harus berbasis gotong royong secara internasional.
Dunia harus menyita semua uang yang selama ini tersimpan di surga surga pajak dan rekening rahasia sebagai sumber dana penyelamatan kemanusiaan dari pandemi.
Seluruh pebisnis pandemi harus diingatkan bahwa uang yang mereka peroleh akan berhadapan dengan digitalisasi sebuah rezim transparansi yang akan membongkar asal usul uang secara transparan.














