Saham dan waran seri I (HUMI dan HUMI-W) bernominal Rp100 per unit itu akan dicatatkan dan mulai diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI)
pada 09 Agustus 2023.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menerbitkan pernyataan efektif untuk PUP HUMI pada 31 Juli 2023.
Sepanjang tahun berjalan 2023, Perseroan mencatat kinerja positif.
Pendapatan usaha HUMI mencapai US$23,26 juta pada triwulan I 2023.
Angka ini naik 9,15% dari pendapatan usaha HUMI sebesar US$21,31 juta pada triwulan I 2022.
Di tengah kenaikan pendapatan, manajemen HUMI berhasil menekan turun
total beban usaha sebesar 9,09%, dari US$2,53 juta per Maret 2022
menjadi US$2,30 juta per Maret 2023.
Ini mendorong laba usaha HUMI tumbuh 28,73% menjadi US$5,87 juta, dari US$4,56 juta per Maret tahun lalu.
Peningkatan pendapatan dan penurunan beban usaha menyebabkan laba
tahun berjalan Perseroan beraset US$213,04 juta per 31 Maret 2023 itu
meningkat 45,89%, dari Rp3,53 juta per Maret 2022 menjadi US$5,15 juta
per Maret 2023.
Perseroan mencatat total ekuitas sebesar US$142,90 juta per Maret
2023, naik 3,60% dari US$137,93 juta per Desember 2022.
Adapun total liabilitas berkurang sekitar 8%, dari US$76,22 juta per Desember 2022 menjadi US$70,13 juta per Maret 2023. (ANES)












