JAKARTA-Presiden Direktur PT XL Axiata Tbk (EXCL), Dian Siswarini mengungkapkan, pendapatan dari layanan data selama sembilan bulan pertama 2020 yang bertumbuh 12 persen (year-on-year) telah mendorong total pendapatan EXCL menjadi Rp19,66 triliun atau meningkat dibanding periode yang sama di 2019 sebesar Rp18,72 triliun.
“Pandemi Covid-19 berdampak pada daya beli masyarakat, dan itu juga sangat dirasakan oleh semua operator. Turunnya daya beli masyarakat ini ternyata tidak menurunkan intensitas kompetisi di industri,” ujar Dian di Jakarta, Kamis (5/11).
Dian menyebutkan, meski harus menghadapi tantangan industri yang cukup berat, namun XL Axiata mampu mencatat peningkatan pendapatan layanan sebesar Rp18,3 triliun atau meningkat 8 persen (y-o-y).
Demikian pula dengan pendapatan dari layanan data bertumbuh 12 persen dan sekaligus meningkatkan kontribusi terhadap total pendapatan layanan menjadi 92 persen.
Sepanjang sembilan bulan pertama di 2020, kata Dian, EXCL meraih EBITDA Rp9,9 triliun atau meningkat 34 persen (y-o-y), sedangkan laba setelah pajak pada sembilan bulan pertama tahum ini tercatat Rp2,1 triliun.
Secara kuartal, pada Kuartal III-2020 EBITDA EXCL bertumbuh 3 persen lebih tinggi dari kuartal sebelumnya (QoQ) dan laba setelah pajak senilai Rp331 miliar.













