JAKARTA-Jumlah pendapatan PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) selama sembilan bulan pertama 2022 membukukan pendapatan senilai Rp1,26 triliun atau menurun 3,82 persen (year-on-year).
Berdasarkan laporan keuangan DMAS per Kuartal III-2022 yang dipublikasi di Jakarta, Kamis (27/10), perseroan bisa menekan beban pokok pendapatan menjadi Rp374,34 miliar dari Rp567,55 miliar pada Kuartal III-2021.
Sehingga, laba bruto DMAS selama enam bulan pertama 2022 menjadi Rp881,88 miliar atau lebih tinggi dibanding periode yang berakhir 30 September 2021 senilai Rp739,67 miliar.
Sementara itu, beban usaha DMAS per Kuartal III-2022 tercatat sebesar Rp151,13 miliar atau mengalami kenaikan dibanding periode yang sama di 2021 senilai Rp146,25 miliar.
Maka, laba usaha perseroan per Kuartal III-2022 menjadi Rp730,75 miliar atau melorot 18,79 persen (y-o-y).
Namun demikian, laba bersih DMAS selama enam bulan pertama tahun ini tercatat sebesar Rp767,59 miliar atau mengalami kenaikan sebesar 20,95 persen dibanding periode yang sama di 2021 senilai Rp634,64 miliar.
Per 30 September 2021, total liabilitas DMAS melonjak menjadi Rp876,87 miliar dari posisi per 31 Desember 2021 yang sebesar Rp762,77 miliar.
Sedangkan, jumlah ekuitas hingga akhir Kuartal III-2022 tercatat sebesar Rp6 triliun atau mengalami kenaikan dibanding per akhir Desember 2021.













