Akibatnya, FAST menderita rugi usaha Rp146,62 miliar pada Januari-September 2023.
Pada periode sama 2022, FAST laba usaha Rp20,48 miliar.
Adapun rugi periode berjalan emiten beraset Rp3,77 triliun per September 2023 mencapai Rp152,42 miliar pada Januari-September 2023, membengkak hingga 788% dibanding rugi Rp17,16 miliar pada Januari-September 2022. (ANES)















