Segmen usaha Pertambangan Batu Bara Termal dan Metalurgi dijalankan oleh PT Tuah Turangga Agung (Turangga Resources).
Di tahun 2024, tambang batu bara Turangga Resources mencatatkan volume penjualan batu bara sebesar 10,2 juta ton, termasuk 3,2 juta ton batu bara metalurgi.
Total volume penjualan batu bara termasuk batu bara pihak ketiga mencapai 13,1 juta ton, 11% lebih tinggi dibandingkan tahun lalu.
Pendapatan segmen usaha Pertambangan Batu Bara turun sebesar 15% menjadi Rp26 triliun, dikarenakan penurunan rata-rata harga jual batu bara.
“Segmen Usaha Pertambangan Emas dan Mineral Lainnya mencatatkan peningkatan pendapatan sebesar 90% menjadi Rp9,9 triliun. Ini terutama disebabkan oleh peningkatan Harga jual rata-rata emas,” katanya dalam keterangan resmi, Kamis (27/2/2025).
Usaha pertambangan emas Perseroan dioperasikan oleh PT Agincourt Resources (PTAR) dan PT Sumbawa Jutaraya (SJR), yang mencatatkan total penjualan setara emas sebesar 232 ribu ons, 32% lebih tinggi dari tahun lalu.
PTAR mengoperasikan tambang emas Martabe di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara.
Martabe mencatatkan penjualan setara emas sebesar 230 ribu ons atau naik 31% dibandingkan tahun lalu.
SJR mengoperasikan tambang emas di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat.















