Perusahaan kontraktor umum yang 87,7% sahamnya dimiliki UT, PT Acset Indonusa Tbk, melaporkan rugi bersih sebesar Rp286 miliar, dibandingkan rugi bersih sebesar Rp151 miliar pada sembilan bulan pertama tahun 2023.
Kemudian, laba bersih divisi agribisnis Grup tercatat stabil sebesar Rp638 miliar per September 2024. Ini didukung oleh harga jual minyak kelapa sawit (CPO) yang lebih tinggi, meskipun terdapat penurunan volume penjualan CPO dan produk turunannya.
PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI), yang 79,7% sahamnya dimiliki Perseroan, melaporkan laba bersih yang stabil sebesar Rp801 miliar. Volume penjualan CPO dan produk turunannya tercatat menurun 6% menjadi 1,2 juta ton. Harga CPO meningkat 12% menjadi Rp12.492/kg.
Adapun divisi infrastruktur dan logistik Grup melaporkan peningkatan laba bersih sebesar 27% menjadi Rp972 miliar pada sembilan bulan pertama tahun 2024. Konsensi jalan tol Grup mencatatkan peningkatan pendapatan harian sebesar 5% dari 396km ruas jalan tol yang telah beroperasi di sepanjang jaringan tol Trans-Jawa dan tol Lingkar Luar Jakarta. PT Serasi Autoraya mencatatkan peningkatan jumlah unit kontrak sebesar 5% menjadi 26.800 unit dan peningkatan kontribusi dari bisnis logistik.















